Memahami HPP pada Detail Pesanan
HPP (FIFO) adalah modal barang yang terjual pada satu pesanan. Lihat bagaimana angkanya dibentuk dari lapisan stok tertua, dengan contoh uji nyata.
Kata kunci: HPP, harga pokok, biaya pokok, FIFO, margin, gagal memuat, tidak tersedia. Modul: Penjualan & Pembayaran.
Penjelasan sederhana#
Baris HPP (FIFO) di bawah Ringkasan Biaya pada detail pesanan menunjukkan modal barang yang terjual pada pesanan itu (harga pokok penjualan). Berbeda dari harga jual: pesanan Rp 320.000 yang barangnya bermodal Rp 166.000 punya HPP Rp 166.000.
FIFO berarti stok yang dijual diambil dari lapisan harga tertua lebih dulu (lihat Memahami FIFO).
Contoh nyata dari uji#
Produk uji punya 3 unit bermodal Rp 40.000 (stok awal) dan 5 unit bermodal Rp 46.000 (PO). Lalu:
- Pesanan 4 unit (harga jual Rp 80.000): HPP Rp 166.000 = 3 x Rp 40.000 + 1 x Rp 46.000. Lapisan tertua habis lebih dulu.
- Nilai persediaan di Laporan turun dari Rp 350.000 menjadi Rp 184.000 (4 unit tersisa x Rp 46.000), dan Biaya FIFO terkini produk berubah dari Rp 40.000 menjadi Rp 46.000.
- Pesanan berikutnya 1 unit: HPP Rp 46.000, karena lapisan Rp 40.000 sudah habis.
Riwayat Mutasi mencatat penjualan sebagai Terjual 4 pcs dengan nomor pesanan sebagai referensi dan Perubahan Stok -4 pcs (Sisa: 4 pcs). Kolom Total Nilai pada entri itu adalah nilai penjualan (Rp 320.000), bukan HPP.
Hal yang perlu diingat#
- HPP tampil sejak pesanan dibuat, juga untuk pesanan Belum Bayar, dan tetap tampil setelah pesanan dibatalkan; stok dan nilai persediaan dikembalikan saat dibatalkan (pada uji nilai persediaan kembali persis seperti sebelum pesanan).
- Pesanan lama tanpa catatan modal menampilkan HPP "Tidak tersedia".
- Detail pesanan tidak menampilkan laba kotor; baca laba di laporan laba rugi.