Pratinjau terbatas — dokumentasi ini masih berstatus draf dan belum diterbitkan.
KonsepMenengah9 menitOwnerAdminManajer

Memahami FIFO dan Harga Modal Barang

FIFO berarti barang yang masuk lebih dulu dipakai lebih dulu. Lihat bagaimana lapisan harga modal terbentuk dan terpakai, lengkap dengan angka dari uji nyata.

Kata kunci: fifo, harga modal, hpp, lapisan modal, batch, modal referensi, biaya fifo terkini. Modul: Pembelian & Inventory.

Status: Draf — belum diterbitkanTerverifikasi uji alur nyata (E2E) · 2026-10-26
Di halaman ini

Penjelasan sederhana#

FIFO (first in, first out) artinya barang yang masuk lebih dulu dianggap keluar lebih dulu. Karena harga beli sering berubah, aplikasi mencatat setiap batch masuk sebagai satu lapisan dengan harganya sendiri. Saat stok berkurang, lapisan tertua dipakai lebih dulu, sehingga modal barang yang keluar dan nilai stok yang tersisa selalu bisa dijelaskan.

Lapisan baru terbentuk dari:

  • Stok awal produk (diisi saat produk dibuat atau lewat impor CSV), dengan harga modal yang Anda isi;
  • Penerimaan barang dari PO, dengan harga beli di PO;
  • Penyesuaian yang menambah stok, dengan biaya terkini produk.

Lapisan terpakai oleh stok yang berkurang: penjualan dan penyesuaian yang mengurangi stok. Layar tidak menampilkan isi lapisan satu per satu; Anda membacanya lewat NILAI ASET (HPP) di Laporan, Biaya FIFO terkini di detail produk, dan Total Nilai pada Riwayat Mutasi.

Contoh nyata dari uji#

Satu produk uji dibuat dengan stok awal 4 unit modal Rp 50.000, lalu PO 6 unit seharga Rp 53.000 diterima. Laporan Inventaris & Nilai Stok menunjukkan stok 10 dan NILAI ASET (HPP) Rp 518.000, yaitu 4 x 50.000 + 6 x 53.000.

Stok 10; Biaya FIFO terkini Rp 50.000 (lapisan tertua).

Kemudian stok dikurangi 4 lewat penyesuaian. Empat unit yang keluar diambil dari lapisan tertua (Rp 50.000), sehingga:

  • entri Riwayat Mutasi mencatat -4 pcs dengan Total Nilai Rp 200.000;
  • NILAI ASET (HPP) turun menjadi Rp 318.000 (6 x 53.000);
  • Biaya FIFO terkini berubah menjadi Rp 53.000 karena lapisan Rp 50.000 sudah habis.
Setelah mengurangi 4 unit: stok akhir 6, nilai aset Rp 318.000.
Biaya FIFO terkini kini Rp 53.000.

Terakhir stok ditambah 2 lewat penyesuaian. Dua unit baru masuk dengan biaya Rp 53.000 (entri mutasi bernilai Rp 106.000) dan nilai aset naik menjadi Rp 424.000.

Setelah menambah 2 unit: stok akhir 8, nilai aset Rp 424.000.

Dua angka yang sering membingungkan#

  • Modal Referensi dan Biaya FIFO terkini di detail produk mengikuti lapisan tertua yang masih ada, bukan harga beli terbaru. Setelah menerima PO dengan harga baru, angka ini tidak langsung berubah selama stok lama masih tersisa (lihat Cara Menerima Barang).
  • NILAI ASET (HPP) menjumlahkan semua lapisan, jadi tidak sama dengan stok dikali satu harga bila ada beberapa harga.

Penjualan memakai lapisan yang sama#

Penjualan dari Backoffice juga mengambil lapisan tertua lebih dulu. Pada produk uji dengan 3 unit @ Rp 40.000 dan 5 unit @ Rp 46.000, pesanan 4 unit mencatat HPP (FIFO) Rp 166.000 (3 x 40.000 + 1 x 46.000); nilai persediaan turun dari Rp 350.000 menjadi Rp 184.000 dan Biaya FIFO terkini berubah dari Rp 40.000 menjadi Rp 46.000. Pesanan 1 unit berikutnya memakai lapisan Rp 46.000 (HPP Rp 46.000). Pesanan yang dibatalkan mengembalikan stok dan nilai persediaan seperti sebelumnya. Lihat Memahami HPP pada Detail Pesanan.

Belum diuji di dokumen ini#

Transfer stok antar-outlet belum diuji karena tenant dokumentasi hanya memiliki satu outlet. Penjualan dari kasir POS dan refund juga belum diuji.