Pratinjau terbatas — dokumentasi ini masih berstatus draf dan belum diterbitkan.
KonsepMenengah6 menitOwnerAdminManajer

Memahami Harga Beli, Total, dan Harga Modal

Bedanya harga beli di PO dan harga jual, cara Subtotal dan Grand Total dihitung, dan bagaimana harga beli menjadi dasar harga modal setelah penerimaan.

Kata kunci: harga beli, harga modal, hpp, grand total, subtotal, unit cost. Modul: Pembelian & Inventory.

Status: Draf — belum diterbitkanTerverifikasi uji alur nyata (E2E) · 2026-10-26
Di halaman ini

Penjelasan sederhana#

Harga beli adalah harga per unit yang Anda sepakati dengan pemasok. Ia berbeda dari harga jual (yang dibayar pelanggan). Setelah barang diterima, harga beli menjadi dasar harga modal barang itu, yaitu angka yang dipakai menghitung laba.

Cara kerja di form PO#

Harga Beli Satuan terisi otomatis. Saat produk ditambahkan, kolom ini terisi dengan harga modal produk saat itu (pada uji: Rp 50.000 untuk produk bermodal 50000). Angka di sisi kanan hasil pencarian produk adalah harga jual, jangan keliru mengira itu harga beli. Selalu timpa dengan harga di nota atau penawaran pemasok.

Subtotal dan Grand Total. Subtotal baris = Qty Beli x Harga Beli Satuan. Grand Total = jumlah semua subtotal. Tidak ada kolom diskon, pajak, atau ongkos kirim. Kotak Ringkasan menampilkan Total Item (baris produk), Total Qty (unit), Subtotal, dan Grand Total.

5 x Rp 52.000 = Rp 260.000 dan 10 x Rp 16.000 = Rp 160.000; Grand Total Rp 420.000.

Qty harus bilangan bulat; harga berupa rupiah utuh tanpa desimal. Aplikasi mengizinkan harga 0, jadi pastikan tidak ada harga yang tertinggal kosong. PO tidak bisa diedit, sehingga salah ketik (misalnya Rp 3.800 padahal Rp 38.000) hanya bisa diperbaiki dengan membatalkan PO dan membuat ulang.

Dari harga beli ke harga modal#

Saat PO diterima, harga beli di PO tercatat sebagai biaya untuk unit yang masuk. Biaya itu yang kelak dipakai menghitung modal. Dua hal yang teramati pada uji:

  • Produk tanpa stok lama langsung menampilkan Biaya FIFO terkini sama dengan harga beli PO (stok 0 menerima barang @ Rp 52.000, biaya terkini Rp 52.000).
  • Produk yang masih punya stok lama tidak berubah biaya terkininya: stok 4 @ Rp 50.000 menerima 6 unit @ Rp 53.000, stok menjadi 10 dan Biaya FIFO terkini tetap Rp 50.000.
Sebelum menerima PO.
Sesudah menerima PO @ Rp 53.000: biaya terkini tetap Rp 50.000.

Cara biaya dipakai saat menjual dibahas di Memahami FIFO dan Harga Modal Barang.

Yang perlu diingat#

  • Harga beli di PO tidak bisa diubah dari layar; salah harga berarti batalkan (bila belum diterima) dan buat ulang.
  • Mengedit Harga Modal di halaman produk bukan cara mencatat pembelian; gunakan PO dan penerimaan agar biaya tercatat.