Pratinjau terbatas — dokumentasi ini masih berstatus draf dan belum diterbitkan.
KonsepPemula6 menitOwnerAdminManajer

Memahami Data Produk: SKU, Harga Jual, dan Harga Modal

Arti setiap isian produk di Backoffice: nama, kategori, SKU, barcode, harga jual, harga modal, stok, dan bagaimana semuanya saling terkait.

Kata kunci: sku, barcode, harga jual, harga modal, hpp, varian, lacak stok. Modul: Manajemen Produk.

Status: Draf — belum diterbitkanTerverifikasi uji alur nyata (E2E) · 2026-10-26
Di halaman ini

Penjelasan sederhana#

Setiap produk terdiri dari identitas (nama, kategori, merek), kode (SKU dan barcode), harga (jual dan modal), dan stok. Salah isi harga modal membuat laba terlihat salah, jadi bagian ini layak dipahami sebelum Anda memasukkan banyak produk.

Arti setiap isian#

NamaKeteranganWajibContoh
Nama ProdukNama yang tampil di daftar, kasir, dan laporan. Wajib.YaHeadset Bluetooth X1
KategoriPilihan dari menu Koleksi. Kosong berarti Tanpa Kategori.TidakHeadset
Brand / VendorPilihan dari menu Merek / Vendor.TidakBaseus
SKUKode internal Anda. Boleh kosong, tetapi bila diisi tidak boleh sama dengan SKU produk lain.TidakHDS-001
BarcodeNomor barcode kemasan untuk dipindai di kasir. Tidak ikut dicari oleh kolom pencarian produk.Tidak8990000000101
Harga JualHarga yang dibayar pelanggan. Angka tanpa titik.Ya150000
Harga Modal (HPP)Harga beli per unit. Menjadi dasar nilai stok awal.Tidak, tetapi dianjurkan90000
Lacak Stok ProdukBila aktif, jumlah stok dicatat. Bila mati, kolom Inventaris di daftar menampilkan '-'.-Aktif
Stok Awal dan Batas Minimum StokJumlah stok saat produk dibuat, dan ambang minimum untuk produk ini.Tidak10 dan 3

Hanya Nama Produk dan Harga Jual yang wajib; produk dengan dua isian itu saja sudah bisa disimpan.

Form Tambah Produk Baru yang terisi lengkap.

Harga jual dan harga modal#

Harga Jual adalah harga di rak. Harga Modal adalah harga beli. Selisihnya adalah laba kotor per unit; pada contoh di atas Rp 150.000 dikurangi Rp 90.000 berarti Rp 60.000 per unit.

Di halaman detail produk, harga modal tampil dua kali:

  • Modal Referensi (turunan FIFO): angka acuan yang diperbarui otomatis saat barang diterima atau dijual.
  • Biaya FIFO terkini (nama outlet): biaya stok yang tercatat untuk outlet itu. Hanya dibaca, tidak bisa diketik.

Produk uji yang dibuat dengan Harga Modal Rp 90.000 dan Stok Awal 10 menampilkan Biaya FIFO terkini Rp 90.000. Produk dari impor CSV dengan kolom cost 20000 menampilkan Rp 20.000.

Harga Modal yang diisi saat membuat produk menjadi Biaya FIFO terkini.

Cara FIFO bekerja dijelaskan di Memahami FIFO dan Harga Modal Barang.

Dari mana stok berasal#

  • Stok Awal saat produk dibuat, atau kolom stok pada impor CSV.
  • Penerimaan barang dari Pesanan Pembelian: Cara Menerima Barang dari Pesanan Pembelian.
  • Edit Cepat, halaman detail, atau Penyesuaian & Opname: tercatat di Riwayat Aktivitas sebagai "Penyesuaian stok via backoffice". Menaikkan stok produk uji dari 10 ke 14 lewat Edit Cepat mencatat +4 pcs (Sisa: 14 pcs) senilai Rp 360.000, yaitu 4 dikali modal Rp 90.000.

Stok awal yang diisi saat produk dibuat tidak muncul sebagai entri di Riwayat Aktivitas; yang tercatat hanya perubahan sesudahnya. Isi Harga Modal setiap kali mengisi Stok Awal, supaya nilai persediaan awal tidak nol.

Varian dan atribut#

Backoffice belum menyediakan layar untuk membuat varian seperti ukuran atau warna. Satu form membuat satu produk. Bila barang Anda punya beberapa ukuran, buat produk terpisah dengan SKU berbeda, misalnya "Kaos Polos - M" dan "Kaos Polos - L".