Pratinjau terbatas — dokumentasi ini masih berstatus draf dan belum diterbitkan.
TutorialPemula8 menitOwnerAdminManajerKasir

Cara Membuat Pesanan dari Backoffice

Buat pesanan penjualan dari Backoffice: pilih pelanggan atau tanpa pelanggan, tambah produk, atur diskon, bayar atau simpan Belum Bayar, lalu periksa hasilnya.

Kata kunci: buat pesanan, pesanan back-office, pembayaran, pelanggan umum. Modul: Penjualan & Pembayaran.

Status: Draf — belum diterbitkanTerverifikasi uji alur nyata (E2E) · 2026-10-26
Di halaman ini

Pesanan dari Backoffice berguna untuk penjualan di luar kasir, misalnya pesanan lewat telepon atau penjualan ke instansi. Pesanan yang dibayar langsung mengurangi stok dan tercatat dengan channel Back-Office.

Langkah#

  1. Buka form

    Klik Pesanan > Daftar Pesanan, lalu Buat Pesanan Baru. Nomor di bawah judul adalah pratinjau (pada uji ini sama dengan nomor akhir, tetapi tetap pakai nomor di daftar setelah menyimpan).

    Daftar Pesanan sebelum pesanan baru dibuat.

    Menekan Selesaikan & Bayar sebelum menambah produk memunculkan peringatan "Pilih minimal 1 produk untuk membuat pesanan." dan pesanan tidak diproses.

    Pesanan butuh minimal satu produk.
  2. Pilih pelanggan, outlet, dan tipe pemenuhan

    Pelanggan boleh dikosongkan; pesanan lalu tercatat atas Pelanggan Umum (Tanpa Akun). Pilih Tipe Pemenuhan: Takeaway / Bawa Pulang, Dine In / Di Tempat, atau Delivery / Kurir.

  3. Tambahkan produk

    Ketik nama, SKU, atau scan barcode di Cari dan tambah produk atau scan barcode..., lalu klik produknya. Ubah jumlah dengan tombol + dan - pada kolom QTY. Kolom DISKON menerima potongan rupiah per baris. Di kotak Ringkasan Biaya Anda juga bisa mengisi Potongan Diskon (seluruh pesanan) dan Biaya Pengiriman.

    4 unit x Rp 80.000 = Rp 320.000.
  4. Klik Selesaikan & Bayar

    Pilih metode pembayaran: QRIS, GoPay, OVO, Tunai (Cash), Transfer Bank, Kartu Kredit (EDC), atau Kartu Debit (EDC). Untuk Tunai, pilih Uang Pas atau nominal uang diterima; Kembalian terhitung otomatis (Rp 500.000 untuk tagihan Rp 320.000 memberi kembalian Rp 180.000). Isian No. Referensi Pembayaran / Catatan Transaksi bersifat opsional.

    Pembayaran tunai dengan kembalian.
  5. Konfirmasi

    Klik Konfirmasi & Selesaikan. Anda kembali ke Daftar Pesanan; pada pembayaran tunai muncul pesan "Pesanan berhasil dibayar!".

    Kembali ke daftar setelah pesanan dibayar.

Hasil yang diharapkan#

Muat ulang daftar: pesanan baru ada di baris teratas dengan pelanggan, channel Back-Office, total Rp 320.000, dan status Lunas. Detail pesanan memuat item (4 x Rp 80.000), ringkasan biaya, dan metode pembayaran pada Catatan Pesanan.

Pesanan tersimpan setelah halaman dimuat ulang.
Detail pesanan: HPP (FIFO) Rp 166.000 untuk 4 unit.

Stok berkurang sesuai jumlah (pada uji: 8 menjadi 4), dan Riwayat Mutasi mencatat penjualan itu dengan nomor pesanan sebagai referensi.

Stok produk setelah penjualan 4 unit.

Diskon, pengiriman, dan metode lain#

Contoh pesanan tanpa pelanggan: 1 unit Rp 80.000, diskon baris Rp 5.000, potongan Rp 3.000, biaya pengiriman Rp 10.000, tipe Delivery / Kurir, bayar Kartu Debit (EDC): Grand Total Rp 82.000 (80.000 - 5.000 - 3.000 + 10.000). Referensi pembayaran yang Anda ketik tampil pada Catatan Pesanan.

Diskon, potongan, dan biaya pengiriman membentuk Grand Total.
Kartu Debit dengan nomor referensi.
QRIS ditolak oleh aplikasi.

Simpan tanpa bayar#

Simpan Draft membuat pesanan berstatus Belum Bayar. Perhatikan: stok langsung berkurang walau belum dibayar, dan detail pesanan tidak punya tombol bayar; satu-satunya tindakan adalah Batalkan Pesanan. Lihat Tindakan Berdasarkan Status Pesanan.