Cara Mencatat Kas Masuk atau Kas Keluar pada Shift
Catat tambahan atau pengambilan kas di laci pada shift yang masih terbuka dari Detail Shift, lengkap dengan alasan wajib dan peringatan kas tidak cukup.
Kata kunci: kas masuk, kas keluar, mutasi kas, catat mutasi. Modul: Shift & Operasional.
Artikel ini terhambat verifikasi: sebagian isinya belum dapat diuji pada perangkat atau lingkungan uji. Perlakukan sebagai draf.
Catat kas masuk atau keluar saat uang masuk atau keluar dari laci di luar penjualan: pemilik menambah uang kembalian, kasir membeli es batu dari kas, atau setoran ke brankas. Bukan untuk refund pelanggan (beda mutasi dan refund).
Sebelum mulai#
- Peran Manajer atau di atasnya.
- Shift harus berstatus Terbuka; pada shift tertutup formulir tidak tampil.
- Siapkan nominal yang benar dan alasan yang jelas.
Langkah#
- Buka shift terbuka
Operasional › Shift Kasir, pilih status Terbuka, lalu Lihat.
- Isi formulir Catat Mutasi Kas
Pilih Kas masuk atau Kas keluar, isi Nominal (lebih dari 0), dan tulis Alasan (wajib), misalnya "Tambah uang kembalian dari pemilik".
Formulir Catat Mutasi Kas (dibaca, tidak dikirim). - Klik Catat Mutasi
Hasil yang diharapkan: pesan "Mutasi kas tercatat." dan daftar Mutasi Kas (N) bertambah satu baris berisi tanda + atau −, alasan, waktu, dan pencatat.
Yang akan terjadi (menurut aturan aplikasi)#
Kas Masuk / Keluar dan Ekspektasi Kas pada panel menyesuaikan persis sebesar nominal. Tekan sekali saja: dua klik pada waktu berbeda dapat menghasilkan dua mutasi. Tidak ada tombol ubah atau hapus; koreksi dengan mutasi lawan. Kas keluar yang melebihi kas tersedia tetap tersimpan dengan peringatan.
Kesalahan umum#
- Mencatat refund sebagai kas keluar. Refund punya alur sendiri (Alur Refund).
- Mencatat kas keluar yang tidak terjadi. Hasilnya selisih palsu saat penutupan.
- Nominal 0 atau alasan kosong. Ditolak: "Nominal harus lebih dari 0" atau "Alasan wajib diisi".