Memahami Rekonsiliasi Kas: Ekspektasi, Kas Aktual, dan Selisih
Rumus resmi ekspektasi kas shift, arti selisih lebih atau kurang, dan komponen yang ikut atau tidak ikut dihitung, dengan contoh angka ilustrasi.
Kata kunci: rekonsiliasi kas, ekspektasi kas, selisih kas, kas aktual. Modul: Shift & Operasional.
Di halaman ini
Penjelasan sederhana#
Rekonsiliasi kas membandingkan uang yang seharusnya ada di laci menurut catatan sistem dengan uang yang benar-benar ada menurut hitungan manusia saat shift ditutup. Hasil perbandingan adalah selisih.
Ekspektasi Kas = Modal Awal + Penjualan Tunai + Kas Masuk − Kas Keluar
Selisih = Kas Aktual − Ekspektasi Kas
- Selisih negatif (merah): kas fisik kurang.
- Selisih positif: kas fisik lebih.
- Rp 0 (hijau): pas.
Rumus ini dicocokkan dengan lima shift tertutup pada toko dokumentasi dan selalu sama dengan angka di panel.
Contoh#
Angka berikut ilustrasi.
| Komponen | Nominal |
|---|---|
| Modal Awal | Rp 200.000 |
| Penjualan Tunai | Rp 450.000 |
| Kas Masuk | Rp 50.000 |
| Kas Keluar | Rp 30.000 |
| Ekspektasi Kas | Rp 670.000 |
| Kas Aktual (hasil hitung) | Rp 665.000 |
| Selisih | −Rp 5.000 |
Perhitungan: 200.000 + 450.000 + 50.000 − 30.000 = 670.000, lalu 665.000 − 670.000 = −5.000. Kas fisik kurang Rp 5.000.
Contoh nyata (toko dokumentasi): satu shift ditutup dengan penjualan tunai Rp 15.000 dan kas aktual Rp 0, sehingga selisih −Rp 15.000.
Hal yang perlu diingat#
- Hanya tunai. Transfer, kartu, dan dompet digital tidak ikut hitungan laci.
- Hanya pembayaran yang sudah masuk server. Transaksi kasir yang tertahan di antrean perangkat belum terhitung; sistem memblokir penutupan selama masih ada (Transaksi Tertahan).
- Pesanan tanpa shift tidak masuk shift mana pun. Refund tunai yang dibayarkan dari shift ikut mengurangi ekspektasi menurut aturan aplikasi (tidak diuji); refund dari Backoffice tidak terhubung ke shift.
- Selisih tidak mengubah penjualan. Itu catatan kas laci saja.
- Pada penutupan buta, kasir tidak melihat ekspektasi dan selisih (penjelasan).